IP Address



 Apa itu IP Address?

IP adalah singkatan dari Internet Protocol, atau dalam bahasa Indonesia berarti Protokol Internet. Jadi, IP address atau internet protocol address adalah alamat protokol internet (alamat IP) yang mengidentifikasi segala perangkat yang terhubung ke jaringan, baik jaringan internet pada umumnya maupun lokal.

IP address adalah nomor rumah yang berfungsi untuk memastikan bahwa paket (data) dikirim ke rumah (perangkat) yang tepat. Dengan kata lain, fungsi IP address adalah sebagai media komunikasi bagi suatu perangkat agar permintaan untuknya diarahkan ke tujuan yang tepat melalui jaringan.

Pengalamatan terbagi menjadi dua yaitu Fisik dan Logic. Pengalamatan Fisik yaitu  sama dengan Pos. Kode pos akan membawa surat ke kantor pos terdekat.  Selanjutnya jalan dan nomor rumah akan membawa surat ke rumah. Pengalamatan Logic yaitu biasa disebut dengan IP Address (nomor IP). Nomor IP diperlukan oleh perangkat lunak untuk mengidentifikasi komputer pada jaringan. Namun nomor identitas yang sebenarnya diatur oleh NIC  (Network Interface Card)atau kartu Jaringan yang juga mempunyai nomor unik.

Sistem Pengalamatan fisik terdiri dari 48bit sedangkang pengalamatan logic terdiri dari 32 bit. Pengalamatan fisik terdiri atas 12 digit bilangan hexadecimal yang dipisahkan oleh hyphen per 2 bit sedangkan Pengalamatan logic terdiri atas 8 bit yang dibagi atas 4 segment.

Cara Kerja IP Address

Pertama, komputer terhubung ke router jaringan yang biasanya disediakan oleh penyedia layanan internet (ISP). Kemudian, router akan berkomunikasi dengan server tempat website disimpan untuk mengakses file yang perlu dikirim kembali ke komputer Anda. 
Komputer, router, dan server memiliki IP address tertentu yang bisa dikenali satu sama lain. Oleh karena itu, dengan alamat inilah masing-masing perangkat bisa berkomunikasi, mengambil data, dan mengirimkannya.

Versi IP Address

IP Address sendiri terbagi dalam dua versi yaitu IP Address V4 dan IP Address V6. Berikut penjelasan dari kedua versi IP Address tersebut:

IP Address V4

IPv4 adalah alamat IP yang paling umum digunakan, dengan panjang 32-bit dan empat bagian (oktet) yang dipisahkan oleh titik. Nilai setiap oktet berkisar dari 0 – 255. Kepanjangan IPv4 yaitu Internet Protocol version 4.
Dengan kemungkinan ini, bisa disimpulkan bahwa saat ini ada sekitar 4,3 miliar alamat IPv4 yang berbeda di seluruh dunia.
Contoh IPv4 adalah seperti berikut:
1. 169.89.131.246 
2. 192.0. 2.146 
3. 01.102.103.104
Karena merupakan yang paling banyak digunakan, saat ini hampir semua sistem pasti bisa menangani routing IPv4 tanpa masalah. Selain itu, alamat IPv4 mendukung mayoritas topologi jaringan karena prefiksnya yang sederhana. Data dalam address packet IPv4 juga dienkripsi dengan baik untuk memastikan komunikasi yang aman antar jaringan.

IP Address V6

IPv6 adalah versi IP address yang lebih baru dari IPv4, dimaksudkan untuk menggantikan IPv4 karena variasi IPv4 yang kini mulai terbatas. Kalau IPv4 memiliki panjang 32 bit, panjang IPv6 mencapai 128 bit. Artinya, ada sekitar 340 undecillion (angka di belakang digit pertamanya ada 66!) alamat IPv6 yang berbeda. 
IPv6 ditulis dalam rangkaian digit heksadesimal 16 bit dan huruf, dipisahkan oleh titik dua. Jadi, pada jenis IP address ini, Anda akan menjumpai huruf dari A sampai F.
Berikut adalah contoh IPv6: 
1. 2001:3FFE:9D38:FE75:A95A:1C48:50DF:6AB8 
2. 2001:0db8:85a3:0000:0000:8a2e:0370:7334 
3. 2001:db8:3333:4444:CCCC:DDDD:EEEE:FFFF
Dengan IPv6, routing akan menjadi lebih efisien karena memungkinkan penyedia layanan internet meminimalkan ukuran tabel routing. IPv6 juga menggunakan Internet Protocol Security (IPsec), jadi Anda tidak perlu cemas dengan autentikasi, kerahasiaan, dan integritas data. 
Terlebih lagi, IPv6 tidak memiliki IP checksum sehingga pemrosesan packet menjadi lebih efisien, dan mendukung multicast. Hasilnya, transmisi data pun bisa dikirim ke beberapa tujuan sekaligus sehingga akan menghemat bandwidth jaringan.

Komentar

Postingan Populer